Buku Assalamualaikum Beijing Karya Asma Nadia

Kategori: bukuoriginal.com | 252 Kali Dilihat
Buku Assalamualaikum Beijing Karya Asma Nadia Reviewed by csbukuoriginal on . This Is Article About Buku Assalamualaikum Beijing Karya Asma Nadia

Jual Buku Assalamualaikum Beijing – Sinopsis Buku  : Ajarkan aku mantra pemikat cinta Ahei dan Ashima, maka akan kutaklukkan penghalang segala rupa agar sampai cintaku padanya. *** Dewa dan Ra adalah busur dan anak panah. Keduanya memiliki bidikan yang sama, sebuah titik bernama istana cinta. Tapi arah angin mengubah Dewa.… Selengkapnya »

Rating: 1.0
Harga: Rp 72.000 Rp 60.000

Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Stok Tersedia
0.3 Kg
22-04-2019
Detail Produk "Buku Assalamualaikum Beijing Karya Asma Nadia"

Jual Buku Assalamualaikum Beijing – Sinopsis Buku  :

Ajarkan aku mantra pemikat cinta Ahei dan Ashima,
maka akan kutaklukkan penghalang segala rupa
agar sampai cintaku padanya.

***

Dewa dan Ra adalah busur dan anak panah.
Keduanya memiliki bidikan yang sama, sebuah titik bernama istana cinta.
Tapi arah angin mengubah Dewa.
Sebagai busur, dia memilih sasarannya sendiri dan membiarkan anak panah melesat tanpa daya.

Sebagai laki-laki pengagum mitologi, Zhongwen ibarat kesatria tanpa kuda.
Sikapnya santun dan perangainya gagah, tapi langkahnya tak tentu arah.
Dia berburu sampai negeri jauh untuk mencari Tuhan sekaligus menemukan Asma, anak panah yang sanggup meruntuhkan tembok besar yang membentengi hatinya.

Dan di manakah Ra ketika dalam kegamangan Asma menelusuri Tembok China, menjejakkan kaki di pemakaman prajurit Terakota dan menjelajah dunia dongeng si cantik Ashima dari Yunnan?

Dua nama, satu cinta.
Ra yang mencampakkan Dewa.
Asma yang berjuang melupakan lelaki berahang kukuh yang diam-diam memujanya.
Bersama, mereka mencoba menaklukkan takdir yang datang menyapa.

Penulis : Asma Nadia
Penerbit : Asma Nadia Publishing House
No ISBN : 9786029055252
Tebal : 360 Halaman
Sampul : Soft Cover

Review Buku Assalamualaikum Beijing :

Zhongweeen :‘)

Yang aku suka dari buku ini adalah diksinya, pada setiap quote di awal, pada setiap cerita, pada setiap scene, pada.. keseluruhan buku. Expected juga sebagai novel yang ditulis oleh salah satu penulis kenamaan Indonesia, Asma Nadia.

Aku suka cara penulis menjelaskan ketakutan Asma (tokoh utama) menjalin hubungan. Menurutku, penulis benar-benar mengekspresikan pemikiran sebagian besar muslimah berjilbab.

Aku juga suka cara penulis menggambarkan bahwa satu kesalahan besar tidak dapat begitu saja dimaafkan. Seberapa sering pun kamu meminta maaf. Hati yang dikhianati memang hampir mustahil dapat disembuhkan.

Tapi yang paling aku suka adalah scene di halaman 288. Bisa dibilang, kalau bukan karena halaman 288, aku akan memberikan bintang 3 untuk novel ini. Aku terganggu dengan lelucon yang tiba-tiba hadir secara ringan di tengah-tengah diksi yang ‘serius’. Rasanya ganjil.

Tapi halaman 288 berhasil membuatku terkejut dan memberikan bintang 4.

Quote favorit: “Jika tak kau temukan cintamu, biarkan cinta yang menemukanmu.”

Oh, ada satu lagi yang aku suka.. cara Zhongwen mengungkapkan cintanya pada Asma:
“Let’s slowly grow old together.”

Menurutku, itu terdengar lebih tulus dan sederhana, daripada perkataan cinta lainnya.

P.S. Dari halaman 203-204 di novel ini, aku baru tahu kalau tradisi love lock (mitos gembok cinta: menuliskan nama di gembok lalu menggemboknya di tempat-tempat tertentu untuk mendapatkan cinta yang kekal) itu ada di mana-mana. Selama ini aku cuma tau di Pont Des Arts (jembatan di atas Sungai Seine, Paris) dan di Menara Tokyo.

(Rifda, Goodreads Indonesia)

– JUAL BUKU ASSALAMUALAIKUM BEIJING –

Tags: , , ,

 
Chat via Whatsapp

Chat kami
1
Ada yang bisa dibantu?
Halo 👋
Ada yang bisa kami bantu?