Buku Catatan Hati Pengantin Karya Asma Nadia

Kategori: bukuoriginal.com | 266 Kali Dilihat
Buku Catatan Hati Pengantin Karya Asma Nadia Reviewed by csbukuoriginal on . This Is Article About Buku Catatan Hati Pengantin Karya Asma Nadia

Jual Buku Catatan Hati Pengantin – Sinopsis Buku  : Mbak, ternyata menikah itu susah, ya. Baru tiga bulan, tapi rasanya tak ingin melanjutkan. (Lia, 24 tahun) Sejak awal, istri tahu kalau saya anak sulung dan yatim. Tapi kenapa dia selalu cemberut setiap saya membantu ibu dan adik-adik? (Ardian, 31 tahun)… Selengkapnya »

Rating: 1.0
Harga: Rp 76.000 Rp 70.000

Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Stok Tersedia
0.3 Kg
22-04-2019
Detail Produk "Buku Catatan Hati Pengantin Karya Asma Nadia"

Jual Buku Catatan Hati Pengantin – Sinopsis Buku  :

Mbak, ternyata menikah itu susah, ya.
Baru tiga bulan, tapi rasanya tak ingin melanjutkan. (Lia, 24 tahun)

Sejak awal, istri tahu kalau saya anak sulung dan yatim. Tapi kenapa dia selalu cemberut setiap saya membantu ibu dan adik-adik? (Ardian, 31 tahun)

Dulu, sih, yang penting nikah aja, masalah di mana tinggal, nggak jadi soal. Tapi setelah tiga bulan tinggal di pondok mertua indah, duh, tersiksa banget. Semua salah di mata mertua.(Ririn, 21 tahun)

Tak ada sekolah yang bisa menyiapkan seseorang memasuki gerbang pernikahan. Meski inginnya hari-hari setelah menikah penuh pelangi, kenyataannya berbagai persoalan mengintip, siap mengobrak-abrik istana kebahagiaan.

Alhamdulillah. Tak ada masalah tanpa solusi. Tak ada tantangan tanpa harapan. Catatan Hati Pengantin hadir untuk mempersiapkan pasangan baru yang akan atau sudah menikah dalam menghadapi badai pernikahan yang mungkin mengepung dari berbagai arah. Ujian kesehatan, mertua, saudara, dan orang ketiga sebagai penyebab. Atau kelelahan akibat pekerjaan, anak-anak, maupun ego pasangan. Bahkan persoalan yang terkesan remeh seperti salah memilih rumah bisa menguras emosi dan memancing keeributan.

Saatnya belajar dari pengalaman pasangan lain, hingga tantangan serupa tak perlu kita alami, atau pun jika terpaksa berhadapan, kita sudah memiiki jurus bagaimana menaklukannya.

Disusun dengan praktis dan lengkap, hingga setiap babnya akan membekali. Masih ditambah halaman-halaman kuesioner yang memudahkan mengenali karakter dan visi pasangan.

Semoga pernikahan kemudian benar-benar menjadi penggenap separuh dien . Semoga pasangan bisa menjadi pendamping tak hanya di dunia, tapi hingga ke surga-Nya.

CATATAN HATI PENGANTIN
Penulis : Asma Nadia, dkk
Penerbit : Asma Nadia Publishing House
Tebal : 350 Halaman
No ISBN : 9876029055221
Sampul : Soft Cover

Review Buku Catatan Hati Pengantin :

Buku yang memberikan banyak gambaran untuk belajar menyikapi pernikahan dengan benar. Dibagi menjadi 10 bab yang mewakili masalah umum yang biasa dialami pasangan pengantin baru menikah. Seperti kesehatan, perekonomian, kerinduan akibat LDR, pekerjaan rumah tangga, tempat tinggal, orang ketiga, komunikasi, mertua dan kerabat, hingga kehilangan.

Dilengkapi beragam kuesioner di tiap awal bab dan diakhiri dengan catatan Asma Nadia yang membagi kisah dan tipsnya.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

“Nikah itu indah, ASALKAN dengan orang yang tepat. Nikah itu indah, JIKA kita bisa mengompromikan perbedaan. NIKAH ITU INDAH jika kita tahu seluk-beluknya.” (H.ix)

“Ketika surga berpindah kepada ridho orang yang kita sayangi, maka salah satu hadiah terbaik yang diberikan Allah kepada kita adalah waktu bersamanya.” (H.22)

“Kadang dalam beberapa kondisi, kita tidak bisa terlalu mengukurnya dengan logika. Ada saatnya kita berpegang pada janji Allah. Bukankah banyak hal tak terduga bisa terjadi lantaran tebalnya keyakinan seseorang pada Allah?” (H.50)

“Jalan yang diberikan Allah SWT kepada kami bukan berupa keajaiban sekejap mata, melainkam selangkah demi selangkah, yang tiap langkahnya adalah pembelajaran.” (H.68)

“Semoga para suami sadar betapa istri sangat menantikan kehadiran mereka di rumah sepulang kantor sehingga mereka menyisakan tenaga lebih untuk bersama istri entah sekadar ngobrol atau apa pun.” (H.100)

“Beberapa pria yang datang meminang, sesungguhnya hadir sebatas menguji keteguhan pilihan.” (H.187)

“Menikah adalah menyatukan dua anak manusia, dan setiap manusia unik sehingga nyaris mustahil tidak ada gesekan antara suami dan istri. Karena itu jangan kaget jika kita bersitegang dengan pasangan karena bisa dipastikan akan terjadi. Yang terpenting adalah bagaimana meminimalisasi akibat perbedaan yang ada atau membuat perbedaan menjadi sesuatu yang positif.” (H.201)

“Kesempitan hidup, kesedihan, dan ujian akan dikenang dengan senyum manis kalau kita lulus.” (H.220)

“Bukan masalah mendapat suami yang belum mapan, asalkan ia mempunyai mental menjadi orang sukses. Karena pada akhirnya mental yang akan membuat kita mampu mengatasi berbagai krisis.” (H.236)

“Hal-hal penting tidak bisa dilihat mata. Hal-hal penting hanya bisa dilihat hati.” (H.318)

(Meta Morfillah, Goodreads Indonesia)

– jual buku catatan hati pengantin –

Tags: , , , ,

 
Chat via Whatsapp

Chat kami
1
Ada yang bisa dibantu?
Halo 👋
Ada yang bisa kami bantu?