Novel Jalan Bandungan Karya NH Dini

Kategori: bukuoriginal.com » Novel | 337 Kali Dilihat
Novel Jalan Bandungan Karya NH Dini Reviewed by csbukuoriginal on . This Is Article About Novel Jalan Bandungan Karya NH Dini

Jual Novel Jalan Bandungan – Sinopsis Novel  : “Ah manusia! Selalu tergiur oleh ‘seandainya’. Seolah-olah dengan perkataan itu kita bisa membentuk dunia baru atau kehidupan lain yang sesuai dengan idaman masing-masing.” Demikian kata hati Muryati ketika menerima berita bahwa tawanan Pulau Buru akan dibebaskan. Berita ini dia terima dari Winar,… Selengkapnya »

Rating: 1.0
Harga: Rp 90.000 Rp 80.000

Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Stok Tersedia
0.5 Kg
24-10-2019
Detail Produk "Novel Jalan Bandungan Karya NH Dini"

Jual Novel Jalan Bandungan – Sinopsis Novel  :

“Ah manusia! Selalu tergiur oleh ‘seandainya’. Seolah-olah dengan perkataan itu kita bisa membentuk dunia baru atau kehidupan lain yang sesuai dengan idaman masing-masing.” Demikian kata hati Muryati ketika menerima berita bahwa tawanan Pulau Buru akan dibebaskan. Berita ini dia terima dari Winar, sahabatnya.

Muryati adalah seorang dari ribuan wanita yang tidak pernah tahu ke mana pasangan hidupnya pergi sesudah waktu kantor selesai. Kalau suami berkata “akan rapat”, atau “menengok rekan yang sakit”, atau “ke Pak RT merundingkan soal warga kampung”, istri tentu percaya saja. Lelaki begitu leluasa meninggalkan rumah jika kesal mendengar rengekan anak, kalau pusing memikirkan serba tanggung jawab keuangan rumahtangga, bahkan pergi ke tempat tertentu bertemu dengan orang-orang tertentu guna membicarakan hal yang berlawanan dengan politik Pemerintah. Sedangkan para istri 24 jam terikat di rumah bersama kerepotan kehidupannya yang itu-itu melulu.

Lalu pada suatu hari, Muryati diberitahu bahwa suaminya terlibat. Mulai saat itu, perkataan “terlibat” akan menyertainya dalam seluruh kelanjutan hidupnya yang tiba-tiba menjadi jungkir balik. Bagaikan dijangkiti penyakit menular, tetangga dan lingkungannya mengucilkan dia. Bahkan saudara kandung dan kerabat dekatnya sekalipun. Dalam usahanya untuk meraih kembali pekerjaan yang telah dia tinggalkan lebih dari sepuluh tahun, di mana-mana pintu tertutup. Muka masam, kalimat sindiran atau mentah-mentah tolakan: khawatir dicurigai, takut terlibat!

Namun dalam kegelapan masa depan itu, lengan ibunya terbuka lebar merengkuhnya: Muryati kembali ke rumah orangtua bersama anak-anaknya. Dan ketegaran Ibu, si pedagang kecil inilah yang mengilhami kegigihan perjuangan Muryati untuk berjuang, mencari selinapan peluang di sana-sini, demi harga diri sebagai perempuan dan kemampuan orangtua tunggal yang membesarkan anak. Beruntun akan dia alami berbagai “bumbu” kehidupan. Malahan dia terpilih di antara sedikit orang yang di masa itu berkesempatan belajar ke luar negeri. Bahkan kebahagiaan yang sangat mewah: pengalaman mencintai dan dicintai laki-laki yang dia kira akan merupakan puncak jalan
kehidupannya….

IDENTITAS NOVEL JALAN BANDUNGAN
Penulis : Nh. Dini
Penerbit : Gramedia
ISBN : 978-979-22-5085-5
Terbit : Maret 2019
Ketebalan : 400 halaman
Ukuran : 14 X 21 cm
Sampul : Soft cover

Resensi / Review Novel Jalan Bandungan :

Muryati adalah seorang perempuan cerdas. Ia bercita-cita ingin menjadi guru. Sayangnya, karirnya tidak didukung oleh suaminya, Widodo. Widodo merupakan tipikal pria yang menuntut istri harus selalu menuruti apa kata suami, istri tidak boleh membantah, dan mengekang istri. Ia selalu tertutup, bahkan dengan istrinya sendiri. Ketika suatu hari Widodo hilang dari rumah terdengar kabar yang mengejutkan: Widodo ditangkap oleh Pemerintah karena keterlibatannya dengan partai terlarang! Tak heran Muryati kaget bukan kepalang. Ia tidak mengetahui apa-apa tentang Widodo. Suaminya menutupi pekerjaannya, keluarganya di Klaten, teman-teman sepergaulannya, dari Muryati.

Alhasil, cap istri komunis pun melekat pada Muryati. Ia lantas dikucilkan dan dicemooh oleh lingkungannya sendiri. Beruntung, ia punya ibu yang luar biasa dan mau menerima Muryati kembali. Bersama ibunya dan sahabat-sahabatnya, Muryati kembali menata kehidupannya yang terserak-serak. Di masa-masa itulah ia menemui seorang pria yang mampu membuatnya menemukan rasa aman, gairah, dan cinta.

Ditulis dari sudut pandang perempuan, Muryati menyampaikan pesan bahwa menjadi perempuan itu harus kuat, tidak boleh cengeng, dan mandiri. Sahabat-sahabatnya seperti Ganik, Mur, Sri, dan Siswi adalah contoh-contoh wanita mandiri dan kuat. Ganik bekerja di Kedubes RI di Eropa, Mur seorang dokter di Kalimantan, Sri seorang pengusaha mandiri, dan Siswi yang… saya lupa. Hehehe…

Seperti yang diucapkan Sri kepada Muryati:

“Hebat, ya! Dikatakan kita wanita sudah diberi hak memilih anggota perwakilan rakyat, sudah menjangkau gelar-gelar kesarjanaan, tapi kalau hendak pergi ke luar negeri masih harus diperlakukan seperti anak-anak, karena harus mendapat persetujuan sang suami atau ayahnya. Untuk pinjaman di bank begitu pula. Sebaliknya, kalau yang meminjam sang suami, si istri tidak tahu pun tidak menjadi soal! Meskipun umpamanya rumah atau tanah yang dijadikan jaminan hutang itu milik bersama. Para bapak kalau mau ke luar negeri juga gampang. Tinggal punya tiket. Untuk mengurus paspor, tidak ditanyakan surat persetujuan istri!”

Iya, iya. Ini jaman dulu, dimana perempuan belum bisa bebas. Perempuan masih berada di bawah laki-laki. Sekarang jaman sudah berubah. Perempuan Indonesia sekarang sudah memiliki kebebasannya di negeri ini, suatu kemajuan yang patut kita syukuri. Bandingkan keadaan perempuan di jaman Kartini atau di tahun ’60-an (atau di tahun 1989 ketika buku ini pertama kali terbit?).

Jangan mau bergantung dengan laki-laki dan jadilah diri sendiri. Kira-kira itulah pesan yang saya tangkap dari buku ini

Buku yang sangat bagus, dari segi penulisan sangat gampang untuk dicerna, cover nya yang enak untuk dilihat sehingga membuat pembaca tertarik untuk membaca. Dari segi penulisan sangat mengambarkan keadaan tokoh dalam penulisan seolah pembaca bisa mengerti maksud penulis sehingga mudah untuk dimengerti, dan banyak makna positif yang dapat kita ambil dari buku ini yang menceritakan tentang wanita yang tangguh dan tidak mudah putus asa berjuang membesarkan anak nya sendiri yang patut di contoh.

( sumber : https://edlinrpt.wordpress.com/)

– jual novel jalan bandungan –

Tags: , , , , , ,

 
Chat via Whatsapp

Chat kami
1
Ada yang bisa dibantu?
Halo 👋
Ada yang bisa kami bantu?